KESAKSIAN JENNIFER PEREZ – NERAKA ITU NYATA, SAYA PERNAH DI SANA/ TESTIMONY OF JENIFER PEREZ: HELL IS REAL, I WENT THERE

Neraka itu Nyata, Saya pernah disana!

Oleh Jennifer perez

Indoneasian: Hell is real, I went there! by Jennifer Perez

Kesaksiaan seorang gadis 15 tahun yang dibesarkan dari keluarga kristen , kemudian membelakangi dalam perjalanan hidup.. menemukan dirinya overdosis, sekarat, dikirim ke neraka .sangat beruntung, diberikan kesempatan kedua dan missi untuk kembali kedunia memperingatkan yang hilang,pengkhianat dan yang hangat-hangat kuku, dengan peringatan penting.

[PDF] [DOC] [English]

( Di transkrip dari Audio)

Allah memberkatimu saudara dan saudari, saya mau kamu membuka Alkitab dari Ayub 2 : 28

“Kemudian dari pada itu akan terjad bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi teruna-terunamu akan mendapat penglihatan”

Nama saya Jennifer Perez ,berumur 15 tahun. berat untuk orang muda seperti saya yang datang dan mengenal kesalahan saya. Tetapi dengan bantuan , Roh Kudus, akan membantu saya, dan memberi kekuatan yang saya perlu. Pertama saya mau sampaikan bahwa semua ini untuk Hormat dan kemuliaan Tuhan Yesus Kristus.saya tidak mau katakan suatu doktrin atau buat doktrin apapun yang baru, saya hanya mau ceritakan apa yang telah saya lihat, dengar dan telah rasakan.

Saya mau ceritakan sedikit tentang keluarga saya. Orang tua saya orang Kristen, mereka selalu ajarkan saya contoh yang baik, dan jalan Tuhan. Saya menjadi seorang Kristen 3 tahun yang lalu, ketika saya terimah Yesus dengan seorang saudara Nicky Cruze. 2 Tahun saya dijalan Tuhan. Tetapi ketika saya mulai Sekolah Tinggi, saya meninggalkan jalan Tuhan. Saya menentang orang tua saya dan terjerumus kedalam narkoba. Teman-teman sayalah yang mengajarkannya.

Saya berpikir saya telah menjadi Kristen,dan agar supaya teman-teman meneladani dan menjadi Kristen.Ternyata, merekalah yang membawah saya keluar .Saya menentang orang tua saya, dan mereka mengira itu hanya kebiasaan anak yang beranjak dewasa. Tetapi sebetulnya, Narkobalah pelakunya .iblis masuk kedalam saya. Pada saat saya menentang mereka. Mereka sangat ketat terhadap saya, tidak pernah dibiarkan pergi kemanapun, bahkan tidak membolehkan saya tidur di rumah teman. secara diam-diam saya akan melakukan sesuatu. Saya bolos sekolah. Saya bahkan tidak pergi kesekolah, Saya sedang berada diambang kehancuran, tetapi Tuhan mengangkat saya keluar dari semuanya itu. Seperti yang saya katakan, Saya telah menjad seorang Kristen.

Kesaksian saya mulai pada 2 May 1997. Saya punya teman dan teman-teman biasa, tidak lebih. Saya berpikir saya mengenalnya, Tetapi kenyataannya, Tidak. Malam itu, dia menelepon saya dan mengajak keluar . Orang tua saya tidak berada dirumah. Mereka berada diperkumpulan doa, seperti setiap Jumat. Saya katakan pada mereka bahwa saya sakit. Saya marah karena mereka tidak mengijinkan saya keluar walaupun saya katakan saya pergi dengan teman lain. Sewaktu mereka pergi, teman saya menelepon. Dia katakan, “Kenapa kau tidak keluar seperti yang lainnya?” Saya berpikir sebentar, “saya tidak mau melawan orang tua saya, tapi mungkin, secara tersembunyi , orang tua saya tidak pernah akan tahu”, dan itulah yang saya buat.

Malam itu setelah orang tua saya tiba, dan mereka sedang tertidur. Saya telah siap keluar dan menelepon teman saya serta menyuruh dia menunggu di samping lorong jalan rumah saya. Saya menyuruh dia jangan melewati rumah saya, karena akan membangunkan orang tua saya.

Saya menaruh bantal dibawah selimut dan melompat jendela. Rumah saya tingkat dua, dan semua jendela mempunyai skru. Tapi sejak orang tua saya percaya akan saya, jendela saya tidak mempunyai skru. Dan saya menggunakan kepercayaan orang tua saya. Saya melompat dari tingkat dua dan tiba diatas tanah. Tuhan telah merencanakan semua, karena saya dapat mematahkan kaki saya, dan segala sesuatu yang Tuhan rencanakan bagi hidup saya akan terhenti.

Saya berjalan , teman saya telah menunggu. Sewaktu saya tiba, saya melihat 3 pemuda dan 1 wanita lain. Saya berpikir, “saya tidak akan melakukan sesuatu, ya,,melakukan narkoba,mabuk”. tapi ada 3 pemuda dan 1 gadis, saya takut mereka mengambil keuntungan dari saya. Tetapi saya masuk, dan kami pergi. sebelumnya, sewaktu ditelepon, teman saya katakan bahwa kami hanya berkeliling kota saja. Saya berkata ” kedengarannya bagus”, itulah sebabnya saya pergi. Saya tidak pernah berpikir dia membawah saya ke motel. Kesanalah mereka membawah saya.

Ketika tiba, mereka menurunkan saya di tempat pencuci pakaian, kepunyaan motel. kami disuruh tunggu, dan bahwa mereka akan menjemput teman yang lain. saya berkata baik, dan berpikir mereka pergi menyewah kamar. Kamipun dijemput, dan dibawah kekamar. Mereka katakan, “jangan kuatir, percaya pada kami! Kami tidak melakukan apa-apa, kami hanya menunggu teman yang lain, dan akan pergi bersama”. Saya menaruh percaya pada mereka, saya pikir mereka tidak akan menyakiti saya, tetapi kenyataannya saya tidak tahu siapa teman saya.

Pada awalnya, kami hanya berbincang, saya katakan, “sementara kita menunggu, mengapa kita tidak minum?” saya dan seorang teman keluar kamar, berjalan ke restaurant kecil didepan motel. dan membeli tiga sprites kemudian berjalan kembali kekamar. Sprite di isi kedalam cangkir-cangkir. Mereka tidak membawa apapun yang mencurigakan, yang membuat saya berpikir akan dicampur kedalam minuman , atau berlaku sesuatu kepada saya, semua kelihatan tidak bercela.

Saya pergi ke kamar kecil untuk menyisir rambut , dan sewaktu kembali cangkir minuman saya sudah tersedia. Saya mengunyah permen karet, stroberry, dan meminum apa yang saya pikir adalah Sprite. Setelah itu, Saya tidak tahu apa yang terjadi.

Tetapi sewaktu melihat, Saya merasa Roh keluar dari tubuh saya. Saya di rumah sakit, dan melihat dokter dan suster mengelilingi saya. Saya berada diluar tubuh , dan melihat tubuh saya terbaring ditempat tidur. Anda bercermin, dan melihat refleksi anda . Tetapi saya tidak melihat refleksi saya, Saya melihat tubuh saya terbaring. Ketika saya berpaling, ada dua orang berpakaian merah, “ikuti kami” dan saya dipegang, masing-masing pada kedua lengan saya.

Saya dibawah kesuatu tempat, dan sewaktu saya melihat, itu adalah Surga! Hal pertama yang saya lihat adalah tembok yang sangat luar biasa. Tembok berwarnah putih dan tidak berakhir. Ditengah tembok itu ada pintu, sebuah pintu yang sangat panjang, tetapi tertutup.

Dalam perjanjian lama, Musa berbicara tentang Kemah Suci dan menerangkan gambarannya. Dan Saya di ingatkan semuanya, Tembok itu terlihat seperti demikian. Disamping pintu, ada kursi yang besar, dan ada kursi yang kecil disebelah kanan. Kedua kursi itu terbuat dari emas murni. Disebelah kanan saya, ada pintu berwarnah hitam yang besar, sekelilingnya sangat gelap, tetapi saya tahu itu pintu karena ada pegangan. Pintu itu kotor. Sebelah kiri terlihat Surga, ada pepohonan, Air terjun Kristal, rumput hijau. Tempat yang damai, tetapi tidak ada orang disana.

Bapa dihadapan saya, Tak dapat saya melihat wajahNya, karena KemuliaanNya, sangat besar, berkilau, bercahaya dan bersinar diseluruh Surga. KemuliaanNya membuat segala isi surgawi bersinar. Tiada matahari, bulan, dan bintang, Dialah terang itu. Saya telah melihat tubuhNya, dan tubuhNya ada bersama anakNya, mereka ada didalam keduaNya, Mereka Satu tubuh, Mereka bersama, anda melihat mereka terpisah, Tetapi mereka satu didalam satu tubuh, mereka bersatu.

Disamping mereka ada dua malaikat, Gabriel dan Mikhael. Saya mengetahui nama keduanya karena tertulis pada dahi mereka dengan emas.

Ketika saya didepan Bapa, Saya merasa kotor! Saya jatuh berlutut dan menangis. Sangat malu terhadap saya. Saya tidak mau melihat mereka, Walaupun saya dapat, karena saya malu diri saya sendiri. Sebagaimana saya didepan Tuhan, Dia menunjukan filem hidup saya, dari awal hingga sekarang. Dia mengatakan bagian yang terpenting setelah saya menerimah Tuhan. Saya mengatakan kepada teman selama didunia bahwa saya orang Kristen, tetapi tidak berbuah. Dan Dia katakan bahwa sebenarnya saya ditujukan ke neraka.

Malaikat Gabriel datang dan memegang lengan saya. Dia membawah saya ke pintu yang kotor itu yang saya bahkan tidak mau melihatnya. Saya mencoba berhenti, tetapi saya hanyalah roh, dan kami masuk melalui pintu itu. Ketika saya berada didalam pintu itu, sekelilingnya sangat gelap, saya bahkan tak dapat melihat diri saya. Kemudian kami jatuh sangat cepat, Saya merasakan panas semakin dekat. Mata saya tertutup, saya tidak mau melihat kami berada dimana.

Ketika kami berhenti, mata saya terbuka, dan saya berdiri pada jalan yang besar. tidak tahu kemana ujungnya. Tetapi haus adalah hal pertama saya rasakan. sangat haus! saya terus katakan pada malaikat “saya haus, saya haus” Tetapi sepertinya dia tidak mendengarkan. Saya mulai menangis, dan ketika airmata jatuh dipipih saya, berubah menjadi uap. Ada bau terbakar, seperti ban terbakar. Saya menutup hidung, tetapi malah makin menusuk. Semua indra kelima saya sangat peka. Sewaktu saya mencoba berlindung, bau terbakar itu semakin menusuk. juga, buluh pada tangan saya, mereka menghilang. Saya merasa panas, sangat panas.

Waktu melihat sekeliling, Saya melihat orang-orang diganggu iblis. Ada seorang wanita menderita, iblis sedang mengganggu dia. Iblis ini akan memotong kepalanya dan dengan tombaknya yang panjang iblis ini menikam wanita ini diseluruh tubuhnya. Tidak perduli. Dimata, ditubuh, dikaki, ditangan, dia tidak perduli. Kemudian dia akan menaruh wanita ini kembali ditubuhnya dan terus menerus menikam dia. Wanita ini menangis dan berteriak mengerikan.

Kemudian saya melihat iblis lain, iblis ini sedang menganggu seorang anak muda 21-23 tahun. Anak ini mempunyai rantai di lehernya, dan berdiri di jurang api. Dimana mana dia ditikam oleh iblis dengan tombak yang panjang, dimatanya, dimana saja. Kemudian iblis akan menjambak rambutnya dan dengan rantai menolak orang ini masuk kedalam api, dan menarik keluar dan menusuk dia berulang-ulang. Hal ini terjadi berulang kali, dan setiap kali dia ditolak masuk ke jurang api, Saya tidak dapat mendengar teriakan nya, tetapi ketika iblis membawah dia keluar, dia berteriak mengerikan. Saya berusaha menutup telingah , tetapi saya masih tetap saja mendengar . pendengaran saya lebih peka.

Saya melihat iblis yang lain, dan iblis ini jelek, 2 iblis sebelumnya juga jelek, tapi yang ini lebih jelek. Karakter berbagai binatang ada pada iblis ini, tak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Dia akan berkeliling dan menakut-nakuti orang, dan orang – orang akan menjadi lebih takut.

Dan kemudian saya melihat iblis yang lain, tetapi iblis ini indah, kelihatannya seperti malaikat Allah , tetapi tidak. Perbedaan malaikat Allah dan iblis, adalah bahwa iblis tidak mempunyai nama yang tertulis pada dahi mereka dari emas , tetap ada pada Malaikat Allah .

Setelah itu, Saya melihat pada malaikat Gabriel, dan dia melihat keatas. Saya mengira dia tidak mau melihat yang lainnya sengsara. Saya berpikir sendiri , “mengapa dia masih disini? Bukankah giliran saya sekarang yang akan dikerjakan oleh iblis?” juga saya haus. Dan menangis pada malaikat , “saya haus saya haus!”, Saya berpikir dia mendengar karena dia melihat kepada saya, dan berkata, “Tuhan akan memberikan engkau satu kesempatan lagi.”

Segera setelah mengatakanya, dahaga , kengerian , dan kesakitan saya, lenyap. Saya merasakan damai. Kemudian dia memegang tangan saya dan kami mulai keluar, tiba-tiba nama saya dipanggil, “Jennifer, Tolong saya,Tolong saya!” Saya melihat kebawah. Saya mau melihat siapa yang memanggil saya, tetapi api menghalang pemandangan tersebut. kedengaran seperti suara perempuan. Saya bisa melihat tangannya, meminta saya menolong dia. Ada keinginanan saya, yang mau menolong dia. Saya coba, tidak dapat, karena tangan saya menembus dia. Saya ingin sekali menolong dia, tapi anda lihat, tidak ada harapan baginya. Saya tidak dapat menolong dia

Kemudian saya melihat teman-teman , orang yang saya kenal, dan orang lain. sangat jelas tetapi saya tidak mengenal mereka. Saya tidak tahu mereka, tetapi ketika melihat teman-teman sekolah, saya terluka!. Saya berpikir, “mungkin kesaksian jelek yang saya berikan pada mereka, yang mengatakanKristen tetapi berpaling, membuat mereka tidak mau tahu tentang Tuhan, dan meninggalkan Dia. Mungkin sayalah yang membawah mereka “. Itulah pikiran saya. Di neraka tidak ada waktu , waktu lalu, sekarang, masa depan, semuanya sama, mereka ditujuhkan kesana. Tetapi seperti pada awal, Saya tidak mau membuat doktrin baru, tetapi itulah yang saya lihat bagi mereka. Orang-orang yang saya lihat di neraka masih hidup hingga hari ini.

Malaikat membawah saya kembali kepada hadirat Allah. Ketika saya berada dihadapanNya saya berlutut menangis dan menangis. Saya tidak mau melihat wajahNya, karena saya malu atas diri saya sendiri. Tetapi Tuhan, dengan suara yang manis, “Saya mencintaimu” Sama seperti Dia mencintai anda yang mendengar. Tetapi Dia berbicara langsung pada saya. Dia berkata Dia mengampuni saya atas segala sesuatu yang telah saya perbuat terhadap Dia. Saya diampuni.

Allah melihat saya dan Dia menunjukan banyak hal. Dia menunjukan bumi, dunia . disekeliling dunia saya melihat sesuatu yang lembut, seperti ozon dibentang , diseluruh dunia ini, terlihat sangat lembut, dan saya ingin menyentuhNya. Waktu menyentuhNya, Saya sadar bahwa itu adalah Roh Kudus, karena Dia membaptis saya, dan saya mulai berbicara dalam bahasa Roh.

Selama itu, Saya melihat keatas dan banyak roh-roh jahat keluar dari saya. Ketika saya melakukan narkoba, itu akan membuat kacau dan membuka pintu, dan roh jahat ini akan masuk . mereka menganggu saya. Cara saya bertindak itu bukan saya, tapi roh jahat yang berada didalam saya. Dalam Firman Allah dikatakan bahwa pada waktu rumahmu bersih, roh jahat akan mencoba untuk kembali dengan membawah 7 roh jahat lainnya. Rumah saya dibersihkan dan diselamatkan. Dan roh jahat keluar ketika saya dibaptis, mereka mempunyai 7, dan ke 7 mempunyai ke 7lainnya, saya bahkan tidak dapat menghitungnya! Tetapi Tuhan membersihkan saya dari roh-roh jahat itu.

Tuhan menunjukan masa depan. Dia menunjukan dunia dan apa yang terjadi , yang akan datang. Penglihatan yang terjadi sampai masa akhir. Dia tidak menunjukan kejadian pada masa akhir, Tetapi apa yang akan terjadi sebelumnya. Setiap hari semakin dekat dan dekat, dan saya katakan sekarang bahwa masa itu semakin dekat! Anda perlu menguji diri anda sendiri, hidup anda, dan tanyakan diri anda, “apakah saya bersedia pergi bersama Tuhan?” Tuhan menunjukan pada saya, tetapi Dia melarang saya memberitahu kepada siapapun, Tetapi menunggu dan melihat dan masa itu sudah dekat, Saya tidak mau membantah Allah, itulah sebabnya saya tidak akan memberitahu apa yang saya lihat. Tetapi saya mengatakan dan memperingatkan bahwa masa itu sudah dekat.

Saya baca di Yoel 2:28, itu adalah nubuat terakhir, semuanya sudah digenapi. Nubuat inilah yang belum digenapi, dan saya mengatakan bahwa nubuat ini sedang digenapi. Banyak orang-orang muda bangun dan berkhotbah tentang Firman Allah. Iblis mau membuat anak-anak muda sebagai tentaranya, tetapi Tuhanlah yang Empunya Kuasa. Dan jika anda betul-betul menerimah Yesus dan melayani Dia, Dia memberikan anda kekuatan melawan iblis, sehingga anda dapat membawah Firman Allah keseluruh dunia, seperti yang Ia perintahkan dalam Kitab Suci.

Dia mengatakan misi saya, dan misi itu adalah mengatakan anak-anak muda tentang penglihatan saya. Walaupun saya tidak mau melakukannya, itu adalah perintah yang diberikan Tuhan bagi saya, dan saya akan memenuhinya.

Ketika saya kembali ketubuh saya, saya terbangun dan menemukan diri saya dirumah sakit. Saya melihat jarum dilengan , alat mengecek detak jantung, tuba. Segera orang tua saya berjalan masuk dan mulai menangislah saya. Mereka terlihat sangat marah, tetapi Tuhan mengatakan saya untuk menceritakan semuanya, dan itulah yang saya buat. Saya menceritakan segala sesuatu.

Ketika perawat masuk, dia mengatakan bahwa mereka sangat kuatir tentang saya. Dia katakan saya akan pergi kemudian kembali berulang-ulang. Berturut-turut Saya tidak sadarkan diri. Hal ini terjadi tiga kali. Mereka katakan bahwa kadang , saya bahkan tidak kembali , dan mereka sangat kuatir tentang saya. Mereka juga berkata bahwa busa keluar dari mulut saya, dan saya akan berbicara dengan kata-kata yang mereka tidak mengerti.

Juga pada malam itu, ibu saya mimpi buruk. Anjing kecil yang tidur dengan saya pergi kekamar orang tua saya dan mencakar lengan ibu dan mencoba membangunkan dia. Ketika dia bangun, dia masuk kekamar saya dan melihat buntalan selimut. Dia mengira saya sedang tidur dan berjalan kembali kekamarnya. Kemudian melihat polisi diluar rumah kami. Ketika dia melihat keluar jendela, dia melihat polisi berjalan kearah rumah kami segera dia membangunkan ayah. Polisi meminta mereka menelepon departemen kepolisian untuk mengetahui situasi saya. mereka menemukan saya overintoxikasi. Pada saat itu Tuhan berbicara pada ayah saya, dan mengatakan jangan kuatir, karena segala sesuatu ada di tanganNYA, ayah tidak kuatir. Saya tinggal tiga hari dirumah sakit.

Seminggu kemudian kami berbicara dengan detektif, mereka mengatakan tentang malam itu. Gadis lain yang di mobil, juga tidak diijinkan keluar, dan ayahnya sangat kuatir. Dia mencari anaknya, berkeliling kota mengemudi, dan tidak menemukan anaknya. Sehingga melapor pada polisi, dan polisi mengumumkan jenis mobil yang dikendarai teman saya kepada semua mobil patroli. Seorang polisi bebas tugas, diseberang jalan di sebuah tempat penjualan mobil. Mau membeli mobil bekas. Dia menoleh dan melihat mobil teman saya, kemudian menelepon polisi.

Ketika polisi menginvestigasi, mobil teman saya diparkir di tempat lain, sehingga mereka tidak tahu dimana gadis ini. Kami sedang berada di kamar lantai dua. Polisi mau memulai dari kamar itu, dan mulai mengecek setiap kamar, menanyakan pemilik kendaraan yang berada diluar. Mereka tidak mencari gadis itu , mereka hanya mencari pemilik mobil.

Mereka mengetok , lalu membuka pintu dan menemukan saya tergeletak dilantai. Tetapi kemudian pergi. Teman saya mengira polisi telah pergi, tetapi mereka pergi memanggil ambulans. Segera polisi yang lain datang dan melihat apa yang terjadi. Ketika pintu dibuka, saat itu, teman yang saya ceritakan, yang dipercayai, dia hendak melakukan perbuatan susila terhadap saya. Tetapi Tuhan menggunakan Polisi menghentikan dia, dan mereka tidak melakukan apa-apa terhadap saya. Itulah sebabnya saya bersyukur pada Tuhan, karena rahmatNya besar atas saya.

Dan juga doa-doa orang tua saya, saya berbicara kepada orang-orang tua. Jangan pernah berhenti berdoa bagi anak-anak anda. Jika mereka tidak berjalan dalam Tuhan, tetaplah berdoa , jangan menyerah. Orang tua saya tidak menyerah, lihat dimana saya sekarang, menyampaikan Firman Allah; memanggil anak-anak muda datang dan melayani Allah, karena mereka memerlukan Dia

Saya mau berpesan pada semua anak-anak muda, pikirkanlah diri anda, dan ujilah diri anda. ingat, mengapa saya harus perduli apa yang dikatakan orang tentang saya. Pernah saya berpikir apa kata orang nanti tentang saya, tetapi sekarang saya mengerti mereka tidak perduli tentang saya. Mereka tidak akan berada didepan saya sewaktu Tuhan berhadapan muka dengan saya. Saya teringat sewaktu saya dihadapan Tuhan, teman saya tidak menolong saya, keluarga saya tidak menolong saya, pastur, gereja tidak menolong saya . Saya seorang diri, dan saya harus saya sendiri. dihadapanNya anda tidak dapat menipu, karena Dia sangat kudus. Dan sewaktu saya disana, saya tidak merasa bahwa saya kepunyaan disana, karena dalam dosa dan disurga itu kudus.

Hari ini jika kamu belum menerimah Tuhan Yesus, terimalah Dia hari ini. Ini adalah keputusan yang sangat penting didalam seluruh kehidupan anda. Saya tidak mengatakannya untuk menakuti anda di surga, tetapi supaya anda dapat melihat rahmatNya, kasihNya bagi kita. Dia Bapa, telah memberikan anakNya mati bagi kita. Sehingga setiap tetesan darahNya mengalir dan menyucikan dosa –dosa kita. Jika anda mau menerimah Yesus, Itu adalah keputusan yang terpenting di seluruh hidup anda. Datanglah pada Tuhan, jangan kuatir apa kata orang lain tentang anda.

Jika mau melayani Tuhan, lakukan dengan segenap hati, jangan katakan dengan mulut, katakan juga dengan hati dan pikiran. Jangan kuatir tentang masa depan, dan hari ini, anda tidak pernah tahu kapan anda akan mati. Saya hanya 15 tahun dan tidak pernah dalam pikiran saya akan mati pada umur 15, tidak pernah.

Tetapi anda perlu memikirkannya. Hidup ini bukan milik saya, hidupmu bukan milikmu, kami sedang meminjam hidup ini, hidup ini kepunyaan Allah. Kita mengambil keuntungan dengan tidak perduli, hidup seperti dunia ini, melakukan perbuatan duniawi. Dunia mempunyai banyak hal yang menggiurkan, tetapi ingat Allah mempunyai lebih banyak. Dunia mempunyai neraka dan kematian, tetapi Allah mempunyai kehidupan yang abadi. Kehidupan yang abadi selamanya.

Saat ini jika anda mau menerima Yesus, tundukan kepala dan tutuplah mata anda, “Allah,dalam Nama Yesus ku datang padaMu, O Tuhanku dan Allahku saya menerima Engkau sebagai Juruselamat pribadi saya saat ini, masuklah kedalam hidup saya. Seperti kesaksian saudari saya bahwa neraka itu nyata, dia pernah disana. Tuhan, saya tidak mau kesana, bahkan tidak mau berpikir kesana. ya, Tuhan saya mohon ampun atas dosa-dosa saya . Ampuni segala sesuatu yang telah saya perbuat bahkan yang terkecil dan tersembunyi, ya, Tuhan, saya menyatakan semuanya dihadapanMu, supaya Engkau mengampuni semuanya. Ya,Tuhan saya percaya bahwa Engkau telah mati disalibkan dan bangkit dari kematian. Saya percaya bahwa Engkau masuk kedalam hati saya dan bertahta, tinggallah dalamku . Saya akan membaca FirmanMu, dan berada dalam FirmanMu. Saya akan keGereja, Ya,Tuhan ku saya tahu bahwa Engkaulah Gereja itu. FirmanMu saat dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaMu, Engkau ada. Ya,Tuhan saya mau berada ditempat kediamanMu. saya berdoa dan memohon semua ini dalam Nama Yesus, Amin”

Jika telah berdoa doa ini, saya ucapkan selamat datang di kerajaan Surga. Sekarang anda memiliki saudara dan saudari diseluruh dunia. Ini keputusan penting anda dan jangan ambil keuntungan dari keputusan ini. Jangan kembali kedunia. Dunia memimpin pada kebinasaan, tetapi Allah memimpin pada kehidupan kekal. Setiap saat hiduplah seperti pada zaman akhir, dan hari terakhir dalam hidup. Jika kesaksian ini menyentuh hati anda, berikan pada teman, supaya merekapun menerimah Yesus. Jangan biarkan waktu berlalu, karena mungkin ini adalah hari terkahir anda.

Neraka itu nyata, Saya pernah disana!

oleh Jennifer Perez

****************************************************************

HELL IS REAL, I WENT THERE: Testimony of Jennifer Perez

At the age of 15, Jennifer Perez experienced 

an out-of-this world event that changed her life forever—she went to Heaven and Hell. Jennifer was raised in a Christian family, but like most Christian teenagers, she rebelled against her parents and “left the way of the Lord”. She had ungodly friends who taught her how to drink and do drugs. Jennifer admitted that at a young age she got addicted to drugs.

“I thought I was a Christian, and that I would bring my friends to be Christians. But instead, they brought me back out into the world. I was being rebellious to my parents, and they thought it was just something teenagers go through. But in fact, it was what the drugs made me do. Evil spirits got into me, that was when I was being rebellious to them.” She said

One night, she snuck out with a group friends. To make the long story short, one male friend had tricked her into taking a big amount of drugs, which caused her to pass out. Had it not have been for the police, Jennifer would’ve been raped by her so called friend. Jennifer was rushed to a hospital, and it was there that she saw heaven and hell. We pick up the testimony at that point now ….

OUT OF THE BODY

“When I could see, I felt my spirit come out of my body. I was already at the hospital; I saw the doctors and nurses all around me. When I was out of my body, I saw my body on the bed. You know how you look at yourself in the mirror, you see a reflection. But I didn’t see a reflection of myself, I saw my body there on the bed. When I turned around, there were 2 men dressed in red, “come our way” and they grabbed me, one at each arm.

They took me to a place, and when I looked to see where I was, it was heaven! The first thing that I saw was a great big wall. It was white and stretched out so far that it didn’t have any end. In the middle of the wall was a door, a long door, but it was closed.

In the Old Testament, Moses speaks of the tabernacle and describes its features. And I remembered this, and I saw that the wall looked like it. Right beside the door, there was a large chair, and there was a smaller chair on the right side. And they looked like they were made out of gold. On my right side, there was a large black door, it was so dark around, but I knew it was a door because of the knob. It was an ugly door. But on my left side there was a paradise, there were trees, a crystal clear water fall, and grass. It was such a peaceful place, but there was nobody there.

I looked and I saw the Father in front of me, I couldn’t see His face, because His glory, it was so big, so bright, it shined and lit up all heaven. His glory made everything bright. There was no sun, no moon, no stars, He was the light. I did see His body, and his body was with the Son, they were one inside each other, they were together, you could see the separation of them, but they were one inside the other, they were together.

Right beside them were 2 angels, Gabriel and Michael. The reason I knew their name was because it was written on their foreheads in Gold.

When I was in front of the Father, I felt dirty! I fell to my knees and cried. I was very ashamed of myself. Even if I could see their faces, I didn’t want to, because I was ashamed of myself. As I was there in front of the Lord, He showed me a movie of my life, from the beginning until now. He told me that the most important part was the things that I did after I was saved. I told my friends I was a Christian, but in fact I didn’t show my fruits. And He told me that I was destined to go to Hell.

The angel Gabriel came and grabbed me by my arm. He took me to that ugly black door that I didn’t even want to look at. I tried to stop myself, but I was in spirit, and we went through the door. When I was on the other side of the door, it was dark all around, I couldn’t even see myself. Then we started to fall really fast, like a roller coaster. As I was falling it was getting hotter and hotter. I closed my eyes; I didn’t want to see where we were.

When we stopped, I opened my eyes, and I was standing on a great road. I didn’t know where it leads to. But the first thing that I felt there was thirst. I was really thirsty! I kept telling the angel “I’m thirsty, I’m thirsty” But it was like he didn’t even hear me. I started to cry, and when the tears ran down my cheeks, they completely evaporated. There was the smell of sulfur, like burning tires. I tried to cover my nose, but that made it even worse. All my 5 senses were very sensitive. When I tried to cover myself, I could smell the sulfur even more. Also, all those little hairs on my arms, they just disappeared. I felt all the heat, it was VERY HOT !!

When I started looking around, I saw people being tormented by demons. There was a lady there suffering, a demon was torturing her. This demon would cut off her head and with his long spear he would stab her everywhere. He didn’t care. In her eyes, in here body, in her feet, in here hands, he didn’t care. Then he would put her head back on her body and would stab her and stab her. She would cry with screams of agony.

Then I saw another demon, this demon was torturing a young man about the age of 21-23. This man had a chain around his neck, and was standing in front of a pit of fire. This demon would stab him everywhere with a long spear, in his eyes, everywhere. Then the demon would grab him by his hair and with the chains he would throw this man into this pit of fire, then take him back out and would stab him and stab him. This would go on continually, and every time he would go inside that pit, I couldn’t hear his screams, but when the demon would take him out, he would scream with agony. I tried to cover my ears because the sound was so horrible, but I could still hear. My hearing was more sensitive.

I looked at another demon, and this demon was ugly, the other 2 were ugly to, but this one was the ugliest. He had characteristics of many different animals; I can’t even explain it with words. He would go around and scare people, and the people would be really scared.

And then I saw another demon, but this demon was a beautiful demon, he looked like an angel of God, but he wasn’t. The difference between the angels of God and the demons was that the demon did not have their name written on their forehead with Gold, but the angels of God did.

After that, I looked back at the angel Gabriel, and he was looking up. I thought he didn’t want to see the others being tortured. I thought to myself, “why is he still here? Aren’t I suppose to be there waiting for my turn to be tortured?” I was also thirsty. And I cried out to the angel, “I’m thirsty I’m thirsty,” I think he heard me because he looked down on me; and he said, “the Lord is going to give you one more chance.”

Immediately when he said that, all my thirst, all my agony, all my hurting, it just went away. I felt peaceful. And then he grabbed me by my hand and we were about to rise, but suddenly I heard my name being called, “Jennifer, Help me, Help me!” I looked down. I wanted to see who it was, but when I did the flames blocked their face. It sounded like a girl’s voice. I could only see her hands stretched out, wanted me to help her. I had such a desire, such a want to help her. When I tried, I couldn’t, because my hand went right through hers. I wanted to help her so much, but you see, she didn’t have any hope. I couldn’t help her.

And then I looked around and I saw my friends, people that I knew, and other people. They looked familiar but I didn’t know who they were. I didn’t know their lives, but when I saw friends from my school there, it hurt me!. I thought to myself, “maybe the bad testimony that I was giving them, of saying that I was a Christian but turning back, made them not want to know about God, and turn away from Him. Maybe it was me that brought them their”. That’s what I thought. I saw that in Hell there is no time, there is no past, present, future, everything is the same, and they are destined to go there. But like I said in the beginning, I don’t want to make up any doctrine, but that is what I saw their. The people that I saw there are still alive today.

Then the angel took me back into the presence of God. When I was standing before Him I was on my knees crying and crying. I still didn’t want to look upon His face, because I was ashamed of myself. But the Lord, with such sweetness in His voice said, “I love you.” His love is just like He loves you who are listening to me. But He told it directly to me. He said He forgave me for everything that I have done when I offended Him. He forgave me.

God looked at me and He showed me many things. He showed me the world, the earth. Around the earth I saw something soft, like the ozone layer, it was around the world, it looked very soft, and I had such a desire to touch it. When I touched it, I realized it was the Holy Spirit, because it baptized me, and I began to speak in other tongues.

During that time, I looked up and many evil spirits came out of me. When I would get high and do drugs, that would mess with my mind and would open doors, and these evil spirits would come into me. They would torture me. The way that I would act was not really me, it was the evil spirits inside of me. In the Word of God it says that when your house is cleaned, evil spirits would try to come back by bringing 7 other evil spirits. My house was cleaned when I got saved. And I saw these evil spirits when I was being baptized, they have 7, and those have other 7, and those had other 7, and I couldn’t even count them all! But the Lord cleaned me of all those evil spirits.

He also showed me the future. He showed me the Earth and how things were going to happen, events that were going to happen. The vision I was given was from now until rapture. He didn’t show me the rapture, but He showed me the things that were going to happen before that. Each day we are getting closer and closer, and I’m telling you that the rapture is near! You need to examine yourself, your life, and ask yourself, “am I ready to go with the Lord?” The Lord showed me this, but He told me not to tell anybody, but to wait and see that the end is near, I don’t want to tempt God, that is why I won’t tell you what I saw. But I am telling you and warning you that the Rapture is near.

I read in Joel 2:28, it is one of the last prophecies; all of them have been fulfilled. This prophecy is the only one that hasn’t been fulfilled, and I tell you now that is it being fulfilled. Many young people are rising up and preaching the Word of God. The devil wants to make an army of young people, but the Lord is more powerful. And if you really accept the Lord and want to serve Him, He will give you the strength to overcome the devil, so you can preach the word all around the world, just like He commanded in the Bible.

COMMISSION

He told me that I had a mission, and this mission was to tell all the young people about my vision. Even if I don’t want to do this, it’s a commandment that the Lord gave me, and I will complete it.

When I went back to my body, I woke up and found myself in the Hospital. I looked around and saw needles in my arms, things checking my heart, tubes. Soon my parents walked in and I started crying. They looked very mad, but the Lord told me to tell them everything, and that’s what I did. I told them everything.

When the nurse walked in, she told us they were very worried about me. She said I would leave and then come back, then leave and come back. I’d be unconscious then conscious again. This happened three times. They said that one of those times, I didn’t want to come back, and they were worried about me. They also said that foam would come out of my mouth, and I would blabber words that they didn’t even understand.

INTERVENTION

A week later we talked to the detectives, and they told us about that night. When the police went to investigate, my friend’s car was parked in another spot, so they didn’t know where she was. We were on the 2nd floor in the corner room. When they knocked on our door, they opened the door and saw me on the floor. But then they left. My so called friends thought that the police left for good, but in fact they left to get an ambulance. Soon other police came up there to see what was happening. When they opened the door, at that moment, my friend, the one I was talking to, the one I trusted, he was at the point of raping me. But the Lord used the police to stop all that, and they didn’t do anything to me. That is why I thank the Lord, because He had mercy on me.

PRAY WORKS

And also the prayers of my parents, I’m talking to you parents. Don’t ever stop praying for your child. If they aren’t walking with the Lord, keep on praying for them, never give up. My parents never game up, and look where I am now, preaching the Word of God; telling young people to come serve God, because they need Him.

EXAMINE YOURSELF

And I want to give a message to all the young people, I want you to think of yourself, examine yourself. Think, why should I care what anyone says about me. I used to think what other people might say about me, but now I understand that they don’t even care about me. They are not going to be there when the Lord is right in front of me. I remember when I was in front of the Lord, my friend weren’t there to help me, my family wasn’t there to help me, my pastor, the church wasn’t there to help me. I was there by myself, and I had to defend myself. In front of Him you can’t lie, because He is so holy. And when I was there I didn’t feel like I belong there, because I was in sin and in Heaven it is holy.

I told you today that if you haven’t accepted the Lord Jesus, to accept Him today. This is the most important decision in your whole life. I’m not telling you all this to scare you into Heaven, but so you can see the mercy, the love that He has for us. He the Father, sent His Son to die for us. So each little drop of blood that was shed would forgive all of our sins. If you want to accept the Lord, it is the most important decision in your life. Come to the Lord, don’t care what anybody else says about you.

If you want to server the Lord, then do it with all your heart, don’t just say it with your mouth, say it with your heart and mind. Don’t worry about the future, worry about today, you never know when you are going to die. I’m only 15 years old and in my mind I never thought that I was going to die at 15, never.

But you need to think about that. My life isn’t mine, your life isn’t yours, we are borrowing our lives, our lives belong to God. We take advantage of this by not caring, by going into the world, by doing the things of the world. The world has many things to offer, but remember God has even more things to offer. The world has hell and death, but God has eternal life. Eternal life is forever.

NOW IS THE DAY OF SALVATION

Right now if you want to accept the lord, I want you to bow your head and close your eyes, “Lord God, in the name of Jesus I come to You, O my Lord God at this moment I want to accept You as my Savior, I want You to come to my life. Like the sister said about her testimony that Hell is real, she was there. Lord God, I don’t want to go there, I don’t even want to think of going there. Lord God I ask You to forgive me for all the sins I have committed. Forgive me for everything that I have done. Every little secret sin, my Lord God, I reveal them to You, so please forgive me for all that. Lord God I believe that You died on the cross and that Your rose from the dead. I believe that You will come into my heart and that You will reign in my heart, and be in my heart. I will read Your word, and I will be more in the Word. I’ll go to Church, my Lord God because I know that You are there at Church. You said that when two or three are gathered together, You are there. My Lord God I want to be where You are. I pray all this in Jesus name, Amen”

This is the most important decision that you will ever make so don’t take advantage of it. Don’t go back into the world. The world leads to death, but God leads to eternal life. At each moment you need to live like it is the last day, and the last time of your life. If this testimony has touched your heart, give it to a friend, so that they might also accept God into their heart. Don’t let this time just pass by, because this could be your last time.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s